Selamat datang ilmuan2 muda, adik2 ku mahasiswa baru fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret.
Saya mengucapkan SELAMAT
…. buat kalian semua yang telah berjuang mengikuti proses seleksi yang panjang dan penuh dengan pengorbana, hingga akhirnya terpilih dan masuk diterima menjadi Mahasiswa Fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2011. Akan tetapi perjuangan belum selesai kawan, karena akan banyak sekali tantangan yang harus kalian hadapi selama kedepan.
Mumpung masih awal2 dan masih segar dan semangat ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan
Pertama mari simak cerita berikut ini :
Pencari Mutiara
Tujuan atau visi dan misi dalam hidup menjadi motivasi yang kuat dalam melawan dan menghalang rintang segala cobaan yang akan terus menghadang, yang mencoba menghalangi langkah dan tujuan hidup ini. Ku tuliskan dengan tebal dan ku simpan baik-baik dalam pikiran ini agar aku tak lupa dan takkan hilang sampai waktu yang di sediakan ini habis. Semoga kekuatan terus bersama hingga petualangan dalam hidup ini berakhir.
Teringat pesan, cerita indah penuh inspirasi dan motivasi, hidup akan selalu di bersamai dengan berbagai macam godaan dengan kamuflase yang indah.
Ketika suatu hari seorang pemuda pencari mutiara yang menyesali dan menangisi perbuatan yang dia lakukan, tak henti – hentinya pemuda tersebut menangis dan mencoba berdamai dengan waktu untuk mengembalikan masa lalunya.
Memang benar dan selalu begitu, penyesalan muncul perlahan dengan kepastian dan datang dalam kondisi yang tepat, disaat semua menjadi tak berharga. Tapi bukan itu yang menjadi point dalam suatu penyesalan, akan tetapi sejauh mana kita bisa bangkit dalam keterpurukan dan keputusasaan.
Pesan para pencari mutiara.
Suatu hari ada seorang pemuda yang ingin bekerja menjadi seorang penyelam kerang mutiara. Menjadi seorang penyelam bukanlah suatu hal yang sulit baginya, kebiasaan menyelam telah di kuasainya sejak kecil. Tibalah waktunya, dan peralatan untuk menyelam telah disediakan, cuaca pun seakan ikut serta membersamai pemuda tersebut dalam kerja perdananya, takkan lama lagi penyelaman akan berlangsung, tapi sang juragan kerang mutiara datang dan menghampiri pemuda yang bertubuh kekar dan berkulit coklat dengan rambut pendek serta matanya yang tajam memandang dunia. Sang Juragan dengan penuh kesabaran memberikan penjelasan bagaiman menjadi seorang penyelam kerang mutiara yang baik, berhasil, selamat serta mendapatkan kerang yang berisi mutiara, dan salah satu pesan utamanya adalah “ mutiara adalah tujuan utama mu”.
Semua berjalan dengan baik, pemuda yang gigih tersebut bekerja dengan semangat juang yang luar biasa. Genap tiga puluh hari ia bekerja menjadi seorang penyelam dan pemburu mutiara, hingga suatu ketika perjalanan pemburuan kerang mutiara tidak berpihak dengannya. Singkat cerita……
Penyelaman semakin kedasar laut, sang pemuda melihat berbagai macam keindahan dan keajaiban – keajaiban yang ada di laut, seakan tak memperdulikan, pemuda tersebut mengambil berbagai macam keindahan – keindahan laut, ikan yang begitu mempesona berbagai warna dan bentuk, batu karang yang indah seakan menjadi benda yang begitu berharga, rumput laut yang hijau dan segar, serta berbagai macam makhluk dan benda – benda unik di dalam laut di ambil oleh pemuda itu, pesona keindahan laut seakan menghanyutkan pemuda itu hingga akhirnya sebuah alat kecil memberi peringatan kalau oksigen akan segera habis, dengan cekatan pemuda tersebut bergegas naik ke permukaan.
Seperti biasa pencari mutiara harus melaporkan hasil buruannya pada sang juragan, dengan penuh kebanggaan pemuda tersebut melaporkan hasil buruannya, namun apa yang terjadi, sang pemuda di marahi besar–besaran oleh sang juragan akibat perbuatannya. Pemuda yang bingung tersebut mencoba memberikan penjelasan “ maaf tanpa mengurangi rasa hormat saya, saya memang tidak memperoleh mutiara sebagaimana biasanya, dan bahkan biasanya saya juga pernah tidak memperoleh mutiara tapi kenapa kali ini bapak begitu memarahi saya, bahkan saya membawakan keindahan laut yang lain untuk Bapak,” pemuda tersebut memperlihatkan hasil buaruannya tersebut, tapi alangkah terkejutnya, ikan yang sebelumnya segar indah dan mempesona kini talah mati , batu karang yang sebelumnya begitu indah kini menjadi kusam tak berharga, rumput laut yang segar dan indah kini telah layu. Kemudian sang juragan menjawab “ tepat sekali, kenapa aku memarahi mu, kamu bukan hanya tidak membawa kerang mutiara hari ini, tapi yang lebih fatal adalah kamu telah melanggar perintah dan pesanku, berkali – kali aku ingatkan tujuan utama mu menyelam adalah untuk mencari dan mengambil kerang mutiara tidak lebih!.. peringatan mu sudah habis mulai sekarang kau dikeluarkan dari tempat ini”, dan bekerjalah ditempat yang lain ( jika kau masih dibutuhkan orang lain ). Tapi…………. ( jawab sang pemuda ), namun sang juragan meninggalkan begitu saja tanpa mendengarkan alasan yang ingin di utarakan sang pemuda tersebut.
Dengan penuh penyesalan pemuda itu pergi dan meninggalkan tempat kerjanya, dan entah tak tau harus pergi kemana lagi untuk mencari pekerjaan, karena dia tahu hanya satu keahliannya yaitu menjadi seorang penyelam………..
Kisah ini memang singkat, seakan dan terasa biasa saja, tapi di balik semuanya terdapat hikmah indah penuh makna. Berbagai sudut pandang kisah ini dapat di intrepretasikan.
Jika kisah singkat ini kita hubungkan dengan status kita sebagai seorang pelajar, mari kita sedikit flashback apa sebenarnya tujuan kita belajar disini, apa karena kita ingin mendapatkan pekerjaan yg layak, mendapatkan status sosial yang baik, agar bisa mencari uang yang banyak, rumah, mobil atau apapun yang sifatnya materi setelah lulus kuliyah…. ???.
Coba umpamakan pemuda itu adalah kita, dan juragan tersebut adalah orang tua atau siapapun yang menjadi panutan kita, yang harus kita taati dan yang membuat kita ada disini untuk belajar. Mutiara adalah ilmu yang sedang kita selami dan kita cari di dalam samudra yang luas dan penuh dengan keindahan2 yang siap untuk menggoda kita.
Ingatkah ketika kita meninggalkan rumah dan mencium tangan kedua orang tua kita, saat ibu dan ayahmu berkata :” berangkatlah nak, ingat pesan ibu dan ayah carilah ilmu sebaik mungkin, jangan berbuat yang tidak2, berhati – hatilah jaga dirimu baik2, ibu dan ayah akan senantiasa mendo’akan mu semoga kamu diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu serta mendapatkan perlindunganNya Tuhan yang Maha Esa”. Ingatlah senyuman manisnya yang snantiasa membersamai di setiap langkah kita …….
Kampus adalah layaknya lautan yang penuh dengan keindahan, kalau kita tidak berhati2 dan tidak menyiapkan tujuan kita dengan baik, maka bersiap – siaplah untuk mendapatkan kehancunran dan penyesalan.
Apa jadinya apabila kita terlena dengan keindahan2 lautan kampus ( hal negatif ) sehingga kita lupa dengan tujuan utama kita yaitu mencari mutiara yang begitu berharga yaitu ilmu.
Marilah kawan, kita benahi tujuan, niat kita dalam mencari ilmu ini agar kita tidak terjerumus dalam kesalahan yang pada akhirnya akan mendatangkan penyesalan dan kesengsaraan.
Khusus buat adik2 ku Mahasiswa baru Fisika 2011 FMIPA UNS, siapkan dirimu, satukan niat dan tujuanmu ke sini, di kampus ini. Fokus kan niat dan tujuanmu, dan bersiaplah untuk meraih hari esokmu yang lebih baik.
Hidup itu harus memiliki tujuan, karena tujuan akan mempengaruhi kinerja kita, bukan hanya itu fokuslah terhadap suatu hal, serta istiqomahlah dalam melakukan sesuatu, maka keberhasilan akan ada dibelakangmu…….
Semangatlah adik2 ku, kalian adalah pemuda baru penerus peradaban baru negeri ini, sifatmu, pola pikirmu kinerjamu saat ini akan mempengaruhi Indonesia esok …… Masa depan negeri ini ada ditangan kita…… so ??? just have to do our best.
“We have to do the best we can. This our sacred human responsibility”
….Albert Einstein…..
Salam hangat..
Salam Semangat..
Untuk indonesia yang lebih baik…
Recent Comments